Lembaga Filantropi Berencana Pindahkan Akun ke Perbankan Syariah

Lembaga Filantropi Berencana Pindahkan Akun ke Perbankan Syariah

Lembaga Filantropi Berencana Pindahkan Akun ke Perbankan Syariah

Lembaga Filantropi Berencana Pindahkan Akun ke Perbankan Syariah

Pemerintah indonesia sangat diharapkan mampu membuat suatu peraturan yang mana bisa mewajibkan penempatan dana zakat pada bank syariah. Kebijakan ini sangat diyakini bisa mempercepat sisi pertumbuhan perbankan syariah berdasarkan keinginan dari presiden joko widodo selama ini.

Dengan menanggapi seluruh rencana itu, lembaga filantropi dompet dhuafa langsung merespon secara positif kebijakan itu. langkah tersebut sekaligus mampu mendorong sisi pertumbuhan perbankan syariah.

“Ini sangaat positif untuk memperbesar dana dari syariah. Selama ini sebagai lembaga syariah kami sudah meletakkan dana di perbankan syariah,” ungkap umam rulyawan selaku direktur utama dompet dhuafa filantropi saat dihubungi oleh repiblika.co.id di jakarta hari kamis 22 maret 2018.

Baca juga berita mengenai: percepat migrasi kartu debit pakai chip bi terus desak pelaku perbankan

Bahkan, pihaknya mengakui siap jika nanti semua akun para donatur dipindahkan pada perbankan syariah. Walaupun hingga saat ini dompet dhuafa masih memakai beberapa rekening bank konvesional.

“Kami telah terlebih dahulu memakai bank syariah turut membesarkan perbankan syariah pula. Dalam satu pekan sudah berpindah ke perbankkan syariah,” ujarnya.

Dikatakan oleh beliau, pihaknya sendiri memakai perbankan konvesonal sebagai jalur atau chanel para donatir atau pintu masuk utama yang masih belum mempunyai ban syariah. “ Kami di sini sifatnya tidak dapat memaksa, jadi pembayaran zakat dari bank manapun diakomodir dan dihimpun ke bankk syariah, hal ini memberikan suatu kemudahan tersendiri,” ucapnya.

Hal yang satu suara juga diungkapkan oleh Syamsul huda yang merupakan direktur utama NU care-LazisNU. Beliau menambahkan bahwa pihaknya selama ini sudah mampu menghimpun dana lewat perbankan syariah. “Kami sangat mendukung bank syariah, selalu melibatkan bank syariah dalam seluruh kegiatan. Sekaligus ingin sekali bank syariah itu kuat dan mampu menyalurkan zakat yang jauh lebih banyak,” ungkapnya kepada repiblika.co.id.

Dia juga sudah memastikan bahwa setiap penyaluran zakat melalui perbankan berbasis syariah ada delapan golongan yang berhak mendapatkan zakat yaitu miskin, fakir, ibnu sabil, mualaf (meliputi non muslim yang bau saja masuk islam yang hatinya yang condongnya dekat dengan islam dan tidak pernah bermusuhan dengan islam, gharamin (orang-orang yang mempunyai hutang), riqab (hamba sahaya), amilin (pengelola dan zakat dan fi sabilillah. Delapan golongan inilah yang nantinya bisa mendapatkan zakat melaluai perbankan syariah. Jauh lebih mudah lagi apabila semua golongan di atas difasilitasi dengan dibuatkan bank syariah supaya nanti dalam penerimaan zakatnya tinggal memasukkan saja dananya di rekening mereka.

Di dalam perkembangan dunia perbankan, syariah sangatlah berpengaruh dalam hal memberikan suatu kebijakan yang lebih otonom dan detail mengenai sisi lain dari lembaga perbankan. Oleh karena itu, perlu dialihkan dengan perbankan syariah saja dari seluruh kegiatan yang basisnya islamic agar semuanya terlihat kompak dan memberikan satu massa yang besar nantinya.

Apabila semua sudah dialihkan dengan perbankan syariah, bagi lembaga syariah namun belum memiliki perbankan syariah segera untuk ditindak lanjuti dan perlu adanya dorongan berupa surat peringatan atau yang sejenisnya. Sebab dengan seperti ini, lembaga tersebut sudah memiliki perbankan yang luar biasa lalu dalam menjalankan kegiatan apapun didukung penuh dengan perbankan syariah.

Bagi yang masih belum memindahkan perbankannya ke syariah, maka perlu memastikan bahwa lembaga yang dijalankannya selalu menjunjung tinggi azaz dan tujuan berdirinya lembaga itu dan harus selalu mementingkan masyarakat dibandingkan dengan kepentingan pribadi. Sehingga kegiatan yang terjadi tidak pernah salah dan selalu berpegang teguh pada islam setiap jalan yang ditempuhnya.

Mungkin anda tertarik membaca artikel mengenai:  dirut bri suku bunga menjadi acuan tetap sinyal positif bagi perbankan

Sumber: http://www.republika.co.id/berita/dunia-islam/wakaf/18/03/22/p5zjla396-lembaga-filantropi-siap-pindahkan-akun-ke-perbankan-syariah

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *